2.614 Izin Usaha Pertambangan Terancam Dicabut

Ilustrasi

JAKARTA, KabarNews | Sebanyak 2.614 Izin Usaha Pertambangan (IUP) menghadapi ancaman pencabutan setelah dinyatakan belum memenuhi persyaratan clean and clear (C&C).

Mengutip data dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, sebanyak 6.032 IUP sudah dinyatakan C&C. Sementara itu, 534 IUP sudah mendapat rekomendasi C&C dari Gubernur, tetapi belum dinyatakan C&C oleh Kementerian ESDM.

IUP-IUP tersebut belum memenuhi salah satu persyaratan sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No.43/2015, yakni aspek kewilayahan.

“Gubernur diminta segera menindaklanjuti permasalahan kewilayahan tersebut dan menyampaikan laporan hasil penyelesaiannya dalam kesempatan pertama,” kata Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Bambang, Gatot Ariyono, Rabu (28/6/2017).

Adapun, berdasarkan Permen ESDM No. 43/2015, batas waktu penataan IUP bermasalah tersebut jatuh pada awal tahun lalu. Namun, ketentuan tersebut akan dilonggarkan sampai akhir tahun. [KN-01]

LEAVE A REPLY