Ahok Kembalikan Sisa Biaya Operasional Sebanyak Rp 1,2 Miliar

JAKARTA, KabarNews | Pengacara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Josefina A Syukur SH, mengatakan, kliennya telah mengembalikan biaya penunjang operasional (BPO) sebagai Gubernur DKI Jakarta kepada Provinsi DKI Jakarta sebanyak Rp1.287.096.775,-

BPO tersebut ditransfer melalui rekening Bank DKI atas nama Biro Administrasi Setda Provinsi DKI Jakarta.

“Betul telah dikembalikan pada tanggal 23 Mei 2017, Rp1,2 miliar sekian,” ujar Josefina, Kamis (25/5/2017).

Josefina mengatakan, uang yang dikembalikan Ahok merupakan BPO pada Mei 2017. Ahok mengembalikan sisa BPO tersebut sebab baru terpakai sedikit.

“Uang operasional bulan Mei, dikembalikan sisanya. Jadi Pak Ahok itu pakai cuma sampai tanggal 8 atau 9 Mei, pokoknya sampai hari terakhir dia bekerja,” kata Josefina.

Ahok mengembalikan biaya penunjang operasional tersebut karena telah terbitnya Keppres No. 56/P Tahun 2017 tentang Pemberhentian Sementara Gubernur DKI Jakarta dan Penunjukan Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sisa Masa Jabatan Tahun 2012-2017.

Ahok menandatangani surat pernyataan tersebut pada 23 Mei 2017 di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, tempat dia ditahan. Surat pernyataan tersebut juga dilengkapi meterai 6.000. Ahok juga telah mentransfer uang tersebut pada hari yang sama.

Ahok dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena dinilai terbukti menista agama pada 9 Mei 2017 dan langsung ditahan. Ahok mulanya mengajukan banding atas putusan itu. Namun, keluarga Ahok membatalkan upaya banding tersebut.

Ahok juga telah mengirimkan surat pengunduran diri sebagai Gubernur DKI Jakarta kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. [KN-01]

LEAVE A REPLY